Selasa, 27 November 2012

Dunia TIK

PENGENALAN TIK

Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk mengambil keputusan.

Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global (Idakirei, 2008).
Teknologi komunikasi merupakan perluasan dari ilmu komunikasi dengan basis teknologi seperti wireless, internet, faximille, komputer dan sebagainya. Dengan adanya teknologi tersebut diharapkan tidak ada lagi batasan waktu/jarak dalam berkomunikasi.
Teknologi informasi dan teknologi komunikasi tidak dapat dipisahkan. Keduanya saling mendukung. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi  dan teknologi komunikasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita, bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran. Perkembangan teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik.

Berbagai Peralatan TIK

Seriring dengan perkembangan jaman, penemuan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi  (TIK) semakin pesat. Manusia semakin mudah melakukan pertukaran informasi. Berbagai peralatan TIK dapat kita temui contohnya:
1.       Telepon
Telepon berasal dari kata tele yang berati jauh dan phone yang berate suara. Telepon adalah alat komunikasi dua arah yang dapat mengirimkan dan menerima suara melalui sinyal listrik.
2.       Telepon Seluler
Telepon seluler biasa disebut dengan telepon genggam atau handphone. Telepon seluler merupakan pengembangan dari teknologi telepon. Alat ini dapat dibawa-bawa (mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan kabel (nirkabel atau wireless)

3.       Faksimile
Faksimile adalah alat yang dapat mengirimkan dokumen melalui jaringan telepon dengan hasil yang sama seperti aslinya. Si penerima informasi dari mesin facsimile akan mendapatkan fotokopi dokumen asli.


4.       Radio
Radio adalah teknologi yang digunakan untuk menyampaikan informasi dalam bentuk suara melalui gelombang elektromagnetik. Gelombang ini melintas dan merambat melalui udara. Siaran radio saat ini semakin popular dengan beragam acara seperti berita, drama, music, dan hiburan lainnya.
5.       Televisi
Televisi berati dapat melihat dari jarak jauh. Sama seperti radio, televisi juga menggunakan gelombang elektromagnetik. Perbedaannya, melalui radio hanya dapat memperoleh informasi melalui suara sedangkan melalui televisi dapat melihat gambar yang disampaikan. Saat ini layar televisi sudah ada yang menggunakan layar LCD atau plasma yang memiliki resolusi tinggi.
6.       PDA (Personal Digital Assistant)
PDA merupakan peralatan elektronik berbasis komputer berbentuk kecil dan dapat dibawa kemana-mana. PDA dioperasikan dengan menggunakan fasilitas layar sentuh.
7.       Laptop atau Notebook
Laptop merupakan komputer yang portebel (dapat dibawa kemana-mana) dan berukuran kecil dan ringan. Fungsi laptop sama dengan komputer desktop pada umumnya. Sumber energi laptop berasal dari baterai yang dapat diisi ulang dengan menggunakan adaptop A/C.
8.       Komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika

Dampak Positif & Negatif TIK

1.       Dampak Positif
  • Adanya internet membuka sumber informasi yang tadinya sulit diakses menjadi lebih mudah. Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi.
  •  Kemudahan dalam melakukan pengolahan data dan menyelesaikan perhitungan yang rumit
  • Masyarakat lebih mudah memperoleh informasi dalam lingkup luas melalui media-media seperti radio, TV, internet dan lain sebagainya. 
  • Perkembangan TIK mengembangkan kesempatan dan kesanggupan belajar sendiri tanpa harus memdapat bimbingan dari guru.
  • Mudah melakukan komunikasi dengan orang yang tinggal jauh.
  • Hilangnya batasan ruang dan waktu dengan adanya internet membuka peluang baru untuk melalukan pekerjaan dari jarak jauh.
2.       Dampak Negatif
  •  Penggunaan internet meningkatkan kemungkinan penyebaran virus komputer
  • Adanya program games dikomputer membuat anak-anak lupa waktu karena keasyikan main.
  • Penggunaan TIK yang berlebihan akan membuat kecendrungan untuk menutup diri dari pergaulan.
  • Terlalu lama di depan komputer membuat cidera pada otot dan mata menjadi sakit
  •  Pengawasan orang tua yang kurang bisa berakibat fatal pada anak-anaknya yang sudah bisa mengakses internet. Karena di internet segala macam informasi bisa diakses. Jangan sampai anak-anak mengakses informasi yang tidak layak didapatkan seperti situs porno, perkelahian yang menyangkut kekerasan dan lain sebagainya.

Manfaat TIK Dalam Dunia Pendidikan





TIK Dalam Pendidikan
Apabila  kita  amati  dengan  seksama,  apa  sebenarnya  yang  menjadi  inti  permasalahan  pada  dunia pendidikan,  mungkin  jauh  lebih  sulit  dari  menggantang  asap.  Berbagai  hal  dapat  saja  dipersalahkan  sebagai    pokok    masalah    yang    menghambat    kemajuan    dunia    pendidikan    di    Indonesia.   Namun demiki an,    yang    jelas-jelas    dapat    kita    temukan    sebagai    suatu    kecacatan    ialah proses    belajar mengajar   konvensional   yang   mengandalkan   tatap   muka   antara   guru   dan   murid,   dosen   dengan mahasiswa,  pelatih  dengan  peserta  latihan,  bagaimanapun  merupakan  sasaran  empuk  yang  pali ng mudah  menjadi  sasaran  bagi  suara-suara  kritis  yang  menghendaki  peningkatan  kualitas  pada  dunia pendidikan.  Ketidakefektifan  adalah  kata  yang  paling  cocok  untuk  sistem  ini,  sebab  seiring  dengan perkembangan  zaman,  pertukaran  informasi  menjadi  semakin  cepat  dan  instan,  namun  institut  yang masi h    menggunakan    sistem    tradisional    ini    mengajar    (di    jenjang    sekolah    tinggi    kita    anggap memberikan  informasi)  dengan  sangat  lambat  dan  tidak  seiring  dengan  perkembangan  TIK.  Sistem konvensional  ini  seharusnya  sudah  ditinggalkan  sejak  ditemukannya  media  komunikasi  multimedia.
Karena    sifat    Internet    yang    dapat    dihubungi    setiap    saat,    artinya    siswa    dapat  memanfaatkan program- progr am  pendidikan  yang  disediakan  di  jaringan  Internet  kapan  saja  sesuai  dengan  waktu luang   mereka   sehingga   kendala   ruang   dan   waktu   yang   mereka   hadapi   untuk   mencari   sumber belajar  dapat  teratasi.  Dengan  perkembangan  pesat  di  bidang  teknologi  telekomunikasi ,  multimedia, dan  informasi;  mendengarkan  ceramah,  mencatat  di  atas  kertas  sudah  tentu  ketinggalan  jaman.
Upaya-upaya  peningkatan kualitas serta kuantitas pendidikan telah dilakukan  oleh  pihak  pemerintah,  walau sampai saat  ini  hasilnya belum memuaskan.   Usaha  yang  dilakukan oleh  pemerintah   biasanya bersifat konstitusional demi  mendapatkan lulusan    dari    sekolah    yang    kompetitif dan siap bersaing secara global,  misalnya  dengan    menetapkan angka    batas   minimal   kelulusan    UAN (sebesar   4,25).    Menurut   saya,   hal   ini   bukannya  cara    memperbaiki   mutu   pendidikan   melainkan justru  nampak  seper tinya kita hendak  menjegal generasi kita.
Penggunaan    TIK    Dalam    Dunia    Pendidikan    Arti  TIK    bagi    dunia   pendidikan    seharusnya    berarti tersedianya  saluran  atau  sarana  yang  dapat  dipakai  untuk  menyiarkan  program  pendidikan.  Namun hal   Pemanfaatan   TIK   ini   di   Indonesia   baru   memasuki   tahap   mempelajari   berbagai   kemungkinan pengembangan    dan    penerapan  TIK    untuk    pendidikan    memasuki    milenium  ketiga    ini.    Padahal penggunaan  TIK     ini    telah    bukanlah    suatu    wacana    yang    asing    di    negeri    Paman    Sam    sana. Pemanfaatan   IT   dalam   bidang   pendidikan   sudah   merupakan   kelaziman   di  Amerika   Serikat   pada  dasawarsa  yang  telah  lalu.  Ini  merupakan  salah  satu  bukti  utama ketertinggalan  bangsa  Indonesia dengan  bangsa-bangsa  di  dunia.     Informasi  yang  diwakilkan  oleh  komputer  yang  terhubung  dengan internet  sebagai  media  utamanya  telah  mampu  memberikan  kontribusi  yang  demikian  besar  bagi proses  pendidikan.  Teknologi  interaktif  ini  memberikan  katalis  bagi  terjadinya  perubahan  medasar.
  • Pemanfaatan   TIK   Bagi   Institut   Pendidikan   Pesatnya   perkembangan   TIK,   khususnya   internet, memungkinkan    pengembangan    layanan    informasi    yang    lebih    baik    dalam    suatu    institusi pendidikan.   Dilingkungan   perguruan   tinggi,   pemanfaatan  TIK    lainnya   yaitu   diwujudkan   dalam suatu   sistem   yang   disebut   electronic    university    (e-University).    Pengembangan   e-University bertujuan   untuk   mendukung   penyelenggaraan   pendidikan,   sehingga   perguruan   tinggi   dapat menyediakan   layanan   informasi   yang   lebih   baik   kepada   komunitasnya,   baik didalam   maupun diluar     perguruan     tinggi     tersebut     melalui     internet.     Layanan    pendidikan     lain     yang     biasa.Pendidikan Indonesia  yang mengenal alias sudah akrab dengan Implikasi  TIK di bidang    Pendidikan   adalah    UI dan     ITB.      Di     UI,     misalnya, hampir    setiap    Fakultas    telah memiliki  jaringan  yang  dapat  di  akses  oleh  masyarakat,  memberikan  informasi  bahkan  bagi  yang sulit    mendapatkannya    karena    problema    ruang    dan    waktu.    Hal    ini juga    tentunya    sangat membantu  bagi  calon  mahasiswa  maupun  mahasiswa  atau  bahkan  alumni  yang  membutuhkan informasi   tentang   biaya   kuliah,   kurikulum,   dosen   pembimbing,   atau   banyak   yang   lainnya. Contoh   lain   adalah   Univer sitas   Swasta   Bina   Nusantara   juga   memiliki   jaringan   Internet  yang sangat    mantap,    yang    melayakkan    mereka    mendapatkan    penghargaan    akademi  pendidikan Indonesia  dengan  situs  terbaik.  Layanan  yang  disediakan  pada  situs  mereka  dapat  dibandingkan dengan    layanan    yang    disediakan    oleh    situs-situs    pendidikan    luar    negeri  seperti    Institut Pendidikan  Califor nia  atau  Institut  Pendidikan  Virginia,  dan  sebagainya. Pada tingkat   pendidikan   SMA   implikasi  TIK    juga   sudah   mulai   dilakukan   walau   belum   mampu menjajal  dengan  implikasi-implikasinya  pada  tingkatan  pendidikan  lanjutan.  Di  SMA  ini  rata-rata penggunaan  internet  hanyalah  sebagai  fasilitas  tambahan  dan  lagi  TIK  belum  menjadi  kurikulum utama  yang  diajarkan  untuk  siswa.  TIK    belum  menjadi  media  database  utama  bagi  nilai-nilai, kurikulum,  siswa,  guru  atau  yang  lainnya.  Namun  prospek  untuk  masa  depan,  penggunaan  TIK di  SMA  cukup  cerah. Selain  untuk  melayani  Institut  pendidikan  secara  khusus,  adapula  yang untuk  dunia  pendidikan secara   umum   di  indonesia.   Ada  juga  layanan  situs   internet   yang  menyajikan   kegi atan  sistem pendidikan  di  indonesia.  situs  ini  dimaksudkan  untuk  merangkum  informasi  yang  berhubungan dengan   perkembangan   pendidikan   yang   terjadi   dan   untuk menyajikan   sumber   umum   serta jaringan    komunikasi    (forum)    bagi    administrator    sekolah,  para    pendidik    dan    para    peminat lainnya.  Tujuan  utama  dari  situs  ini  adalah  sebagai  wadah untuk  saling  berhubungan  yang  dapat menampung  semua   sektor  utama pendidikan.
Contoh dari  situs ini adalah www.pendidikan.net disamping   lingkungan   pendidikan,   misalnya   pada  kegiatan   penelitian   kita dapat   memanfaatkan   internet   guna   mencari   bahan   atau   pun   data yang   dibutuhkan   untuk kegiatan  tersebut  melalui  mesin  pencari  pada  internet.  Situs  tersebut  sangat  berguna  pada  saat kita  membutuhkan  artikel,  jurnal  ataupun  referensi  yang  dibutuhkan.
Situs  tersebut  contohnya seperti      google.com       atau       searchindonesia.com       atau  sumpahpalapa.netInisiatif-inisiatif penggunaan  IT  dan  Internet  di  luar  institusi  pendidikan  formal  tetapi  masih  berkaitan  dengan lingkungan  pendidikan  di  Indonesia  sudah  mulai  bermunculan.   Salah  satu  inisiatif  yang  sekarang sudah      ada      adalah      situs      penyelenggara  komunitas   Sekolah      Indonesia”.  Situs   yang  menyelenggarakan  kegiatan  tersebut  contohnya  plasa.com  dan  smu-net.com.
  • TIK  Sebagai Media Pembelajaran Multimedia  Kerjasama  antar  pakar  dan juga  dengan  mahasiswa  yang  letaknya berj auhan  secara  fisik  dapat  dilakukan dengan         lebih         mudah.         Dahulu, seseorang       harus       berkelana       atau berjalan   jauh   menempuh   ruang   dan waktu   untuk  menemui   seorang   pakar untuk  mendiskusikan  sebuah  masalah. Saat   ini   hal   ini   dapat  dilakukan   dari   rumah     dengan     mengirimkan     email.  Mungkin   sekarang   ini   Virtual   University   layanannya   belum efektif  karena  teknologi  yang  masih  minim.  Namun  diharapkan  di  masa  depan  Virtual  University ini   dapat   menggunakan  teknologi   yang   lebih   handal   semisal   Video   Streaming   yang   dimasa mendatang   akan  dihadirkan   oleh   ISP   lokal,   sehingga   tercipta   suatu   sistem   belajar   mengajar yang  efektif  yang  diimpi-impikan  oleh  setiap  ahli  TIK    di  dunia  Pendidikan.  Virtual  School  juga diharapkan untuk  hadir  pada  jangka  waktu  satu  dasawarsa  ke  depan.  Bagi  Indonesia,  manfaat- manfaat  yang   disebutkan   di   atas   sudah   dapat   menjadi   alasan   yang   kuat   untuk   menjadikan Internet  sebagai  i nfrastruktur  bidang  pendidikan.  Untuk merangkumkan  manfaat  Internet  bagi bidang  pendidikan  di  Indonesia:
  • Kendala-Kendala  Pengimplikasian  di  Indonesia  Jika  memang  TIK  dan  Internet  memiliki  banyak manfaat,  tentunya  ingin  kita  gunakan  secepatnya.  Namun  ada  beberapa  kendala  di  Indonesia yang   menyebabkan  TIK     dan   Internet   belum   dapat   digunakan   seoptimal   mungkin.   Kesiapan pemerintah   Indonesia   masih   patut   dipertanyakan   dalam   hal   ini.   Salah   satu penyebab   utama adalah     kurangnya     ketersediaan     sumber     daya   manusia,  proses  transformasi     teknologi, infrastruktur  telekomunikasi  dan  perangkat  hukumnya  yang  mengaturnya.  Apakah  infrastruktur hukum  yang  melandasi  operasional  pendidikan  di  Indonesia  cukup  memadai untuk  menampung perkembangan   baru   berupa   penerapan   IT   untuk   pendidikan   ini.   Sebab  perlu   diketahui   bahwa Cyber  Law  bel um  diterapkan  pada  dunia  Hukum  di  Indonesia. Selain  itu      masih      terdapat      kekurangan      pada      hal      pengadaan      infrastruktur      teknologi telekomunikasi ,  multimedia  dan  informasi  yang  merupakan  prasyarat  terselenggaranya  IT  untuk pendidikan  sementara  penetrasi  komputer  (PC)  di  Indonesia  masih  rendah.  Biaya  penggunaan jasa  telekomunikasi  juga  masih  mahal  bahkan  jaringan  telepon  masih  belum  tersedia  di  berbagai tempat   di   Indonesia..   Untuk   itu   perlu   dipikirkan   akses   ke   Internet   tanpa   melalui   komputer pribadi  di  rumah.  Sementara  itu  tempat  akses  Internet  dapat  diperlebar  jangkauannya  melalui fasilitas  di  kampus,  sekolahan,  dan  bahkan  melalui  warung  Internet.Hal  ini  tentunya  dihadapkan kembali   kepada   pihak   pemerintah   maupun   pihak   swasta;   walaupun   pada akhirnya   terpulang juga   kepada   pemerintah.   Sebab   pemerintahlah   yang   dapat   menciptakan  iklim   kebijakan   dan regulasi    yang    kondusif    bagi    investasi    swasta    di    bidang    pendidikan.
Namun    sementara pemerintah    sendiri    masih    demikian    pelit    untuk    mengalokasikan    dana untuk    kebutuhan pendidikan.   Saat   ini   baru   Institut-institut   pendidikan   unggulan   yang  memiliki   fasilitas   untuk mengakses   jari ngan  TIK     yang   memadai.   Padahal   masih   banyak   institut-institut   pendidikan l ai nnya  yang  belum  diperlengkapi  dengan  fasilitas  IT.Harapan  kita  bersama  hal  ini  dapat  diatasi sejalan  dengan  perkembangan  telekomunikasi  yang  semakin  canggih  dan  semakin  murah.
 semoga bermanfaat ya subat !!!
if you can like it on this link .. :)

Ditulis Oleh : Unknown // 09.57
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Diberdayakan oleh Blogger.